Czech republic terletak di samping Jerman dan bawahnya Polan, ibukotanya adalah Prague, kotanya kecil, dalam waktu 10 jam aku dan emak sudah bisa menikmati “best things to do-nya di Prague deh”, kecuali kalau kalian mau Party, ya harus nginep semalam atau dua malam paling nggak. Kota kecil seperti Prague, Belgium dan Salzburg dalam itinerary perjalanan keliling Eropa aku alokasikan cukup dalam satu hari mengunjungi kota-kota tersebut. Kota-kota kecil dan cantik tersebut aku kategorikan sebagai kota transit. 😀

Czech Republic – Prague, Summer 2012

Agenda:

H4 (11:27) : Check-in – Makan siang – Charles bridge – Historic wind mill – Prague Castle – Old town (Astronomical clock, Church of Our Lady Before Tyn – Belanja kerajinan, dll) – Jalan-jalan sepanjang sungai Vitava – Wenceslas Square – Shopping – Makan malam – Istirahat

H5 (10:00) : Perjalan ke Munich dengan Bus

 

Pagi-pagi pukul 07.00 emak dan aku berangkat ke Prague menggunakan kereta api dari Berlin. Perjalanan dengan kereta tua ala negara Czech republic ini memakan waktu 4 jam.  Harga tiket (dari Berlin) kalau kalian beli lebih awal 25€, kalau kalian mau lebih irit bisa juga naik bus harganya dari 15€, aku waktu itu ngutamain kenyamanan juga sih, soalnya habis taruh koper kita bakal langsung jalan-jalan. Jadi biar nggak menyiksa boyok banget gitu maksudnya. 😀 Untuk membeli tiket kereta maupun bus kalian bisa check di website GoEuro.

Yang perlu kalian ketahui Prague tidak menggunakan mata uang euro namun menggunakan mata uang koruna. Hindari untuk menukarkan mata uang di stasiun karena harganya mahal dan untuk menghindari scam jangan pernah menukarkan uang dengan calo yang berkeliaran di stasiun maupun di jalan.

Prague terkenal dengan kota dengan 100 menara, kotanya cantik, apalagi di tepian sungainya. Di kota Prague atmosphere Eropa tua masih sangat terasa kental, dari gedung-gedung, jalanan bahkan alat transportasinya terlihat tua banget.

Kota-kota Eropa timur menurutku lebh murah daripada eropa barat. Penginapan Airbnb yang kami dapat hanya 22€/permalam untuk berdua, lokasinya juga dekat dengan stasiun utama. Berikut adalah link kamar Airbnb di Prague , kalian juga bisa mendapatkan kredit Airbnb dengan menggunakan link Airbnb profil aku.

Charles Bridge – Historic water mill  – Prague Castle

Tujuan pertama kami setelah check-in dan makan siang adalah ke Charles bridge dan berlanjut ke Prague Castle. Dengan menggunakan tram dari penginapan Airbnb kami menuju ke Charles Bridge, nama stasiun terdekat jembatan Charles Bridge adalah Karlovy lázně. Harga tiket satu hari adalah 110 CZK dan tiket bisa kalian dapatkan di tiket mesin penjual tiket (hanya menerima koin koruna), toko koran dan informasi turis.

Tidak lebih dari 300m dari pemberhentian tram, kalian akan menemukan berjubel manusia yang memadati Charles bridge. Charles bridge merupakan jembatan tertua kota Prague yang dibangun pada abad 14 – 15. Di sepanjang Charles bridge terdapat beberapa patung yang menceritakan sejarah negara Czech republic. Kalian juga bisa menemukan berbagai macam pedang kerajinan, pelukis dan para artis dengan atraksinya. Di tempat semacam ini, kalian wajib waspada dengan yang namanya copet maupun scam.

charles bridge prague

Berjalan lenggang menyusuri Charles bridge menuju ke Prague castle kalian akan menemukan banyak toko kerajinan kristal dan kaca. Di area ini kalian bisa mengamati bagaimana para artis kristal dan kaca bekerja.

glassmaker from Prague

 

Dari atas Prague castle kalian bisa menikmati pemandangan cantik kota Prague, dari sinilah kalian bisa mendapatkan kesan bahwa Prague adalah kota ratusan menara. Untuk memasuki area Prague castle kalian tidak dikenakan biaya apapun, kecuali jika kalian ingin menjelajahi; St. Vitus Cathedral, Old Royal Palace, exhibition “The Story of Prague Castle”, St. George’s Basilica, Golden Lane with Daliborka Tower, Powder Tower, Rosenberg Palace. Tiket untuk memasuki bangunan-bangunan yang berada di site Prague castle berkisar antara 250 CZK – 350 CZK.

Oh ya kelewatan, di ujung Charles bridge turun ke kanan terdapat Historic water mill yang berada di Kampa island. Tempatnya lumayan tersembunyi, tapi jika kalian mengamati kartu pos dan lukisan yang berada di toko kerajinan, Historic water mill ini termasuk situs yang harus kalian kunjungi.

Setelah mengitari site Prague castle, aku dan emak berjalan menuruni jalan setapak yang entah mengarah kemana (di sinilah aku dan emak mulai nyasar, LOL!). Karena terlalu percaya diri, “ah aku udah mengunjungi Prague beberapa kali, kotanya kecil ini, nggak butuh peta dan nggak bakal nyasar deh!”. Pelajaran yang dapat dipetik, sedia peta (download foto atau peta dari informasi turis) sebelum kemana saja, karena daya ingat manusia berbeda-beda. 😀

Old town (Astronomical clock, Church of Our Lady Before Tyn – Belanja kerajinan)

Banyak yang bisa kalian nikmati di Old town, salah satunya yang wajib dikunjungi adalah Astronomical clock. Astronomical clock ini merupakan jam astronomi tua yang di bangun pada tahun 1400. Astronomical clock ini menunjukan letak matahari , bulan, rasi bintang dan beberapa planet lainnya.

Di Czech republic ada satu pastry yang wajib kalian coba, namanya Kremrole. Makanan ini mudah kalian temukan di stan-stan berjajar di setiap sudut kota Prague. Bahkan saat ini kalian juga bisa menikmati dengan berbagai perpaduan rasa seperti; krem stroberi, es krim dan berbagai perpaduan variasi lainnya.

Kremrole

Ketika emak mendengar nama kota Prague, yang ada dipikiran beliau pertama kali adalah, belanja! Memang kota ini termasuk murah untuk belanja kerajinan, dari lukisan, gantungan kunci serta magnet bisa kalian dapatkan dengan harga super miring di kota ini. Namanya juga orang Indoensia kan, kalau jalan-jalan nggak bawa oleh-oleh itu pamali, LOL!

Puas jalan-jalan di Old town, kami berjalan menyusuri sungai vitava, pemandangan sunset dari sungai vitava jangan sampai kalian lewatkan.

Wenceslas Square

Wenceslas square merupakan bagian baru kota Prague, area ini merupakan alun-alun/taman kota yang diapit jalan utama. Di sepanjang jalan utama area Wenceslas terdapat hotel, pertokoan dan klub malam dan di ujung jalan Wencelas square terdapat nasional museum kota Prague.

Setelah puas dan capek menikmati best things to do di Prague  , kami makan malam di sebuah bar. Saran aku jangan makan di restoran tengah kota kalau mau menikmati kuliner lokalnya. Karena disamping mahal, kalian juga belum tau itu rekomendasi lokal atau hanya tourist trap rasa lokal atau cuma tourist trap doang. Restoran yang aku mau rekomendasikan adalah Spirit bar, lokasinya dekat dengan tempat kita bermalam. Menu tradisional dari Czech republic yang aku coba adalah steak tartare (tatarský biftek)- daging giling mentah yang dimakan pakai kuning telur gitu aja, enak sih 🙂

Steak tartare (tatarský biftek)

Sekian yah jalan-jalan di Prague selama 10 Jam 😀

Facebook Comments

Leave a Reply

Show Buttons
Hide Buttons
%d bloggers like this: