Pagi-pagi pukul 08.00 aku sudah berada di bandara Tegel, Berlin untuk menjemput emak, penerbangan internasional ke Berlin biasanya mendarat di Bandara ini. Jangan heran kalau bandara internasioanl kota ini tidak semegah seperti di Frankfurt, Munich maupun Stutgart. Pepatah yang berkata “don’t judge book from the cover”, nggak berfungsi deh kalau kalian mau menilai sebuah kota dari bandaranya. LOL! Setelah mendapat kesan pertama kali dari bandara Tegel Berlin, kalian bisa menebak kalau Berlin termasuk kota yang miskin.

Yang paling penting kalau kalian sampai di benua Eropa dipagi hari, siapkanlah diri untuk mengatasi yang namanya Jetlag! Setelah menjemput emak dari Airport aku langsung membawa Emak jalan ke Alexanderplatz dan ke supermarket. Supermarket di Eropa itu sangat menyenangkan untuk ukuran emak-emak 😀 . Setelah berjalan sebentar ke daerah Alexanderplatz,  istirahat sejenak, upps tapi jangan sampai ketiduran, kalau nurutin hasrat untuk tidur, hilang deh jatah beberapa hari di ambil si-Jetlag. 😀

Agenda:

H1 : Alexanderplatz- Nikolaiviertel – Berlin Wall – istirahat

H2 : Pasar loak di Mauerpark – River Cruise – Unter den Linden – Brandenburg Gate – Memorial to the Murdered Jews of Europe – Reichstags –  Gendarmenmarkt – istirahat

H3 : Museumsinsel (Komplek museum), Old Museum, New Museum, Old National Gallery,  Pergamon Museum, dll)

Alexanderplatz

Berlin Rotes Rathaus & Fernsehnturm

Kalau kalian memilih menggunakan kereta sebagai transportasi, kalian pasti melewati tempat ini. Alexanderplatz merupakan area perbelanjaan dan juga sightseeing, di Alexanderplatz terdapat beberapa ikonik kota Berlin seperti (Rotes Rathaus atau balai kota, TV tower dan World Time Clock). Bersebrangan dengan Rotes Rathaus kalau kalian jeli, kalian bisa menemukan tanda yang mengarah ke Nikolaiviertel.

Nikolaiviertel

Nikolaiviertel ini adalah daerah dimana pertama kali kota Berlin didirikan. Tempatnya di tengah kota namun tersembunyi, jadi untung-untungan banget sebagai turis bisa menemukan neighbourhood ini.

Nikolaiviertel Berlin

Di Nikolaiviertel kalian bisa temukan objek wisata seperti; Nikolaikirche, Ephraim Palace, restoran Zum Nussbaum,  rumah tinggal Gotthold Ephraim Lessing (1752-1775) dan Knoblauchhaus (1759-1761). Berbagai macam Jerman restoran, coffee shops dan beberapa toko lokal yang menjual berbagai kerajinan dapat kalian temukan di area ini. Terasa sekali atmosfer Berlin pada abad ke- 16 sampai dengan abad ke-18. Bisa dibilang Nikolaiviertel adalah museum terbuka kota Berlin. Kalau kalian ingin merasakan atmosfer kota Berlin pertama kali, area ini wajib kalian kunjungi.

Setelah mengitari komplek kecil Nikolaiviertel, kami bersepeda ke tembok Berlin, siapa sih yang tidak mengenal objek wisata ini.

Berlin Wall / Tembok Berlin

East side gallery

Pertama kali mengunjungi Berlin (sebagai wisatawan), aku langsung mendapat kesan bahwa Berlin kota penuh dengan sejarah. Kalau kalian suka cerita jaman Nazi maupun perang dunia ke-2 (PD-II) dan pasca PD-II di sini lah tempat yang tepat untuk menggali lebih dalam sejarah pada masa tersebut.

Banyak orang Jerman yang malu dengan sejarah tembok Berlin. Tembok Berlin jaman dahulu berfungsi untuk memisahkan antara Jerman Barat dan Jerman Timur. Tembok Berlin ini dibangun pada tahun 1949 dan hari ini tanggal 3 Oktober ditahun 1989 adalah hari penyatuan negara Jerman barat dan timur, yang disebut “Tag der Deutschen Einheit” atau hari kesatuan Jerman. Tanggal 9 Oktober 1989 Tembok Berlin diruntuhkan oleh masyarakat Jerman.

Berlin Wall / East side Gallery / Berliner Mauer / Tembok Berlin ini terletak di daerah Warschauerstrasse. Kalau kalian menggunakan kereta sebagai alat transportasi, kalian bisa turun di Ostbahnhof (stasiun) dan  berjalan sepanjang East side gallery (Tembok Berlin) menikmati sajian mural pada sisa tembok Berlin ke arah Warschauerstrasse (stasiun).

Area Warschauerstrasse- Oberbaumbrücke atau terkenal dengan daerah Kreuzberg, adalah area hipster yang paling terkenal di Berlin. Kalian bisa menemukan berbagai macam tempat nongkrong yang asik di sini.

Berjalan sekitar 800m ke arah selatan kalian akan menemukan sebuah taman yang cukup terkenal di area ini, namanya Goerlitzer Park. 😀 Jangan kaget kalau masuk daerah taman ini, karena akan banyak orang yang menawarkan ganja di pintu masuknya. Kalian tidak perlu lari jika bertemu dengan mereka, cukup abaikan dan berjalan lurus ke dalam taman dan kalian bisa bersantai duduk menikmati hangatnya matahari.

What to eat in this area:

1. Burgermeister Schlesisches Tor

Burger ini sangat terkenal di kalangan turis, sebagai wisatan yang berkunjung ke Berlin tidak ada salahnya kalian mencoba Burger ini. Yang paling unik adalah restoran Burgermeister Schlesisches Tor ini adalah bekas toilet umum. LOL

2. Ta’Cabrón Taqueria

Kalian ingin merasakan makanan Mexico yang rasanya cukup otentik, di sini lah tempatnya. Kalian bisa mencoba Enchiladas verde (ayam dengan saus tomat hijau) dan horchata (air beras)

3. Döner Kebab

Makanan turki yang sudah merajalela di Jerman, kalian bisa temukan kedai-kedai penjual makanan ini. Tips: Di Berlin terkenal dengan Gemüse Döner yang hanya bisa kalian temukan di Berlin. Di jamin halah dan suka deh 😀

Mauer Park Flohmarkt (Pasar loak)

flohmarkt

Berlin + hari minggu = Flohmarkt (pasar loak).

Setiap akhir pekan terutama hari minggu, di Berlin terdapat beberapa pasar loak. Dan yang paling besar adalah Mauerpark Flohmarkt. Di pasar loak dijual berbagai macam barang, seperti; baju bekas, sepatu, barang kerajinan, barang antik, bahkan makanan. Bukan hal yang memalukan di negara ini untuk membeli barang second, bersih? Nggak juga, tapi kan bisa dicuci. LOL

flohmarkt

River Cruise Berlin

Boat tour berlin

Di tengah kota Berlin dialiri sebuah sungai yang bernama sungai Spree. Sungai sepanjang 400km ini melintasi beberapa objek wisata/ landmark bangunan kota Berlin seperti; Schloss Charlottenburg, Reichstag, Berlin Cathedral, Museum Island dan masih banyak lagi. Dengan biaya 15€ kalian bisa menikmati pemandangan kota Berlin selama 2 jam sepanjang sungai Spree. Tiket untuk river cruise bisa dibeli di internet website atau atas kapal langsung (kalau nggak full booked), kalian juga bisa memilih beberapa rute yang ditawarkan; “Historic City Cruise”, “Bridge Tour” dan “East Side Tour”.

Unter den Linden – Brandenburg Gate – Memorial to the Murdered Jews of Europe – Reichstags

Jika kalian memilih rute  “Historic City Cruise”, boat kalian akan berangkat dan berhenti di daerah Friedrichstrasse. Friedrichstrasse adalah area perkantoran dan perbelanjaan elit, berbagai macam merk ternama bisa kalian temukan di daerah ini. Di area Friedrichstrasse terdapat sebuah jalan yang wajib kalian kunjungi, Unter den Linden. Jika kalian mengenal Albert Einstein, Universitas Humboldt terletak di jalan Unter den Linden selain itu kalian bisa menemukan Bebelplatz, Zeughaus, DDR Museum dan Brandenburg Gate.

brandenburg gate

Setelah berfoto ria dengan Brandenburg Gate, di sisi kanan Brandenburg Gate terdapat Reichstag atau gedung parlemen Jerman dan disebelah kiri terdapat Das Holocaust-Mahnmal atau Memorial to the Murdered Jews of Europe. Das Holocaust-Mahnmal adalah monumen untuk mengenang orang-orang Yahudi yang terbunuh, banyak yang tidak mengetahui jika tempat ini adalah sebuah free museum yang berisi surat-surat orang Yahudi yang dibunuh pada masa kekuasaan Hitler.

Gendarmenmarkt

Hari mulai gelap, tidak jauh dari Brandenburg Gate kami mengayuh sepeda ke tujuan terakhir Gendarmenmarkt. Gendarmenmarkt adalah alun-alun kota Berlin, di Gendarmenmarkt terdapat Konzerthaus yang diapit oleh dua buah gereja kembar. Dua buah gereja kembar ini adalah lambang perdamaian antara Jerman dan Perancis.

Gendarmenmarkt

Museumsinsel (Komplek museum)

Hari ketiga di Berlin, aku tidak begitu membuat banyak agenda buat Emak, dikarenakan keesokan paginya kami harus berangkat ke Prague- Czech Republic. Hari ini kami berjalan santai disekitar Museum Insel. Berlin mempunyai sebuah pulau kecil di tengah kota yang dialiri sungai Spree, seperti Paris. Dan di pulau kecil bernama Museumsinsel ini merupakan komplek museum. Museum yang dapat kalian kunjungi di area ini adalah; Old Museum (koleksi barang antik), New Museum ( Koleksi benda mesir dan prasejarah dan sejarah awal), Old National Gallery (Neoklasik,  impresionisme dan karya seni modernis awal),  Pergamon Museum (koleksi kuno, museum timur tengah, dan museum seni Islam) dan masih banyak lagi.

museumsinseln

“A little bit selfie from us won’t hurt anybody, right? See you in Prague!!!”

Facebook Comments

Leave a Reply

Show Buttons
Hide Buttons
%d bloggers like this: