Yang habis baca artikel aku tentang Itinerary Zakopane – Krakow beserta rincian harganya, pasti banyak yang bertanya-tanya gimana liburan selama 5-6 hari ke Eropa timur cuma habis 3 jutaan? Pertama; Eropa timur memang terkenal murah, tetapi yang perlu kalian tahu traveling keliling Eropa itu bisa juga semurah kayak kalian traveling di Asia tenggara. Kuncinya??? Pandai-pandai memilih transportasi. Transportasi keliling Eropa yang jadi andalan aku; car sharing, bis dan pesawat lokal (sejenis Ryanair, Easyjet, dll).

 

Naik pesawat lokal seperti Easyjet atau Ryanair kalian cuma dikasih jatah maksimal 10 kg, kalau airasia 7kg kan ya? (cmiiw). Untuk melihat batasan untuk hand luggage bisa kalian check di sini. Terus bagaimana cara packing untuk musim dingin (hand luggage) yang kurang dari 10 kg, kalau buat musim panas sih gampang, tinggal bawa baju tipis-tipis dan dress lucu-lucu, angkut! Lha kalau musim dingin? Harus bawa sweater tebal masukin ke koper/backpack gimana biar nggak lebih dari 10 kg? Weiitss, tenang, di artikel ini aku bakal bagi cara packing untuk musim dingin (hand luggage-kurang dari 10kg). 

 

Terdapat aturan baru dari Ryanair yang berlaku sejak 15 January 2018, kalau kalian hanya boleh membawa tas kecil yang berukuran tidak lebih dari 35x20x20cm, sedangkan tas kabin yang berukuran tidak lebih dari 55x40x20cm harus masuk di bagasi (free of charge less than 10kg). Kalau kalian ingin membawa dua buah tas ke kabin kalian harus membeli piority check-in terlebih dahulu seharga 5.65 €.

 

Artikel cara packing untuk musim dingin (hand luggage) ini aku tulis untuk ± 1 minggu (eh berlaku juga untuk yang mau berbulan-bulan traveling, tinggal tambahin 2 lembar atasan aja sih atau kalian juga bisa shopping baju pas traveling. 🙂 Jangan khawatir kalau kalian kehabisan baju, karena di Eropa banyak terdapat self-service laundry. 🙂 Walaupun ada self-service laundry yang harus kalian perhatikan adalah material pakaian yang akan kalian bawa. Aku sarankan jangan terlalu banyak membawa baju yang tidak bisa dimasukkan ke mesin pengering dan baju yang “wajib” disetrika (males bangetkan harus nyari setrikaan baju pas traveling). Mesin pengering memang laksana dewa penyelamat saat traveling, tetapi kalian juga harus hati-hati dengan material pakaian kalian, aku sih kadang cuek kalau cuma sekali dua kali, tapi kalau berkali-kali sayang bajunya. Pakaian yang aku paling anti buat dimasukin ke mesin pengering adalah sweater; pernah masukin sweater berbahan wool+kasmir yang berujung sweaterku jadi menciut dan bulu-bulu kasmirnya jadi keras kayak kripik. 🙁

Terus gimana kalau traveling lebih dari satu minggu dan harus mencuci sweater? Yah terpaksa kalian harus keringin bentar (bentar banget) dan dijemur di kamar penginapan kalian. Syukur-syukur kalau ada pemanas ruangan, sweater bisa kalian taruh di dekat pemanas ruangan kamar kalian. Dan pilih waktu mencuci saat kalian stay masih agak lamaan (misal 2-3 hari).


cara packing untuk musim dingin (hand luggage)
Cek cuaca seminggu sebelum keberangkatan

 

Sebelum menyusun loist barang apa saja yang ingin kalian bawa, kalian harus memastikan cuaca dari tempat yang akan kalian kunjungi. Kalian bisa lihat cuaca seminggu sebelum keberangkatan di Internet atau aplikasi smartphone. Karena liburan akhir lalu yang aku kunjungi ada 2 tempat, ya aku cek semuanya.

Cuaca di Zakopane dan Krakow suhu terendah -5℃ dan tertinggi 7℃ menurut aku cuaca segitu nggak begitu dingin. Walaupun gosipnya, tahun ini akan menjadi winter terdingin di Polandia.

Setelah kalian melihat perkiraan cuaca, hal selanjutnya yang kalian tentukan adalah aktivitas dan medan. Packing untuk winter di kota dan di pegunungan yang dibutuhkan berbeda; terutama jaket dan alas kaki. Kalau hanya traveling ke kota kalian bisa pakai sepatu dan jaket modis, tapi kalau di pegunungan kalian tetep ngotot pakai yang baju ala Syahrini (untuk hiking, trekking atau snowaboarding/skiing) yang ada yang kalian akan terpeleset, kedinginan dan membeku. Hahaha. Jadi tantangan untuk packing-ku kali ini lumayan berat, disamping aku mau traveling untuk sightseeing (ke kota) aku juga mau main ski dan trekking ke Morskie Oko.

 

Alas kaki – Warm feet, happy feet, happy you!

cara packing untuk musim dingin (hand luggage)
Yang kiri snow boots sedang yang kanan winter boots biasa

 

Seperti yang aku bilang, alas kaki yang akan kalian pilih sangatlah penting saat musim dingin. Karena disaat musim dingin bagian tubuh yang paling sering terasa dingin adalah kaki! Kalau kaki kalian kedinginan dan berasa sakit sampai nggak bisa jalan mau nggak mau kalian harus balik ke hostel untuk beristirahat (…hilanglah waktu sightseeing kalian).

 

Sepatu yang aku sarankan untuk winter, tentu saja sepatu boots. Dalam memilih sepatu boots kalian harus perhatikan kualitas dan kenyamanannya. Sepatu boots juga ada banyak macamnya dari yang berhak tinggi, berhak setengah sampai yang datar. Mau pilih yang mana, itu hak kalian yang penting bisa jalan. 🙂 Untuk jalan ke pegunungan dan di kota juga berbeda. Kalau ke kota kalian bisa gunakan segala macam sepatu boots, tapi kalau untuk ke gunung usahakan yang sol-nya dari karet dan bergerigi, selain itu pilih juga yang waterproof dan ada lapisan penghangatnya di dalamnya. Bagi yang belum pernah berjalan di atas salju, berjalan di atas salju yang sudah mulai mengeras itu lumayan licin. Kalau kalian ingin melakukan lebih dari trekking seperti climbing di pegunungan bersalju, kalian membutuhkan climbing foot spikes.

 

Untuk liburan kali ini aku bawa sepatu snow boots seperti gambar yang di sebelah kiri, sepatu ini khusus untuk salju dan dipakai ke kota juga lumayan. Sedangkan sepatu yang sebelah kanan itu adalah jenis yang biasa dipakai ke kota, bawah solnya terbuat dari kayu dan akan licin jika dipakai ke area pegunungan, selain licin takutnya sepatu sepeti ini akan cepat rusak jika dipaksa dipakai ke medan yang tidak sesuai.

cara packing untuk musim dingin (hand luggage)
Kaos kaki alpaka/wool

Setelah sepatu, hal kedua yang paling penting adalah kaos kaki. Pasti banyak yang berpikiran dengan menggunakan kaos kaki tumpuk-tumpuk kaki kalian akan terasa hangat seharian? Salah! Karena kaki kalian butuh sirkulasi, jika di luar sepatu kalian dingin dan di dalam sepatu tidak terdapat sirkulasi yang ada kaki kalian akan cepat berkeringat. Dan jika bahan kaos kaki kalian dari bahan katun itu justru membuat kaki kalian cepat basah karena menyerap keringat. Jika kaos kaki sudah basah karena resapan keringat transisi udara dingin kedalam sepatu kalian akan terasa sekali. Bahan yang bagus untuk kondisi bersalju, kalian bisa pilih adalah; wool, polyester, nylon, silk dan spandek. Yang aku gunakan untuk trekking dan ski adalah produk dari Wed’ze yang bisa kalian dapatkan di decathlon. Untuk jalan-jalan dikota saat cuaca dingin aku pakai kaos kaki dari Alpaca.

 

Bottoms – Bawahan; Celana, rok dst

cara packing untuk musim dingin (hand luggage)
Celana ski, jeans(dipakai saat check in), celana hitam, long johns

Traveling disaat winter aku selalu pakai celana panjang, selain celana panjang kalian (wanita) juga bisa pakai leggings, terdapat berbagai macam leggings dengan berbagai macam ketebalan, untuk winter aku biasa pakai 40-80 den. Celana jeans atau berbahan denim sebenarnya tidak disarankan untuk musim dingin. Tapi kalau kalian jeans lovers, kalian bisa menggunakan long johns (alias lapisan dalaman/ thermal underware). Saat musim dingin mau pakai jeans atau celana kain biasa, aku nggak pernah bisa lepas dari yang satu ini. Walaupun bentuknya nggak ada sexy-sexy nya sih, hahah.

Bagi yang mau winter sport seperti skiing, snowboarding dll, kalian butuh celana khusus yang waterproof, jadi kalau kalian mau jatuh bangun maupun gelosotan di tumpukan salju nggak masalah. 😀 Seius, bentuknya nggak modis nggak masalah, utamakanlah kenyamanan saat bertraveling, apalagi ke medan dingin dan bersalju. 🙂

 

Tops – Atasan; Baju, sweater , jaket ,dll

 

cara packing untuk musim dingin (hand luggage)

Untuk merasa tetap hangat saat traveling di waktu winter kalian bisa pakai jurus tumpuk menumpuk ( tanktop, kaos/long sleeve – sweater tebal /tipis (tergantung cuaca) – dan jaket). Jika masih kedinginan kalian juga bisa memakai thermal underware sebagai dalaman.

Dengan jurus tumpuk menumpuk kalian nggak perlu bawa cardigan / sweater yang tebal-tebal lebih dari satu (pilih salah satu cardigan / sweater kesayangan kalian). Dan cardigan / sweater tebal ini bisa kalian pakai saat check in di airpot. 🙂

 

cara packing untuk musim dingin (hand luggage)

Jaket yang  aku rekomendasikan untuk dipakai saat winter (desember-februari) adalah down jacket. Down jacket biasanya terbuat dari nylon/polyester dan diisi dengan bulu halus bebek/angsa, namun terkadang ada juga yang diisi dengan material sintetik. Down jacket mempunyai isolasi yang baik terhadap cuaca luar dan biasanya semi waterproof.

Jaket ski/snowboard berbeda dengan down jacket, ski jacket dirancang khusus dengan material waterproof dan anti angin. Walaupun anti angin dan tahan air, down jacket lebih hangat daripada ski jacket, karena saat kalian main ski/snowboard tubuh kalian akan terasa hangat dengan sendirinya (yaiyalah namanya juga olahraga). Oh ya sewaktu aku trekking ke Morskie Oko aku pakai down jacket dan walhasil selama perjalanan aku kegerahan, hahaha. Lain kali mungkin aku juga pakai ski jacket aja kalau trekking waktu musim dingin.

 

Akesoris musim dingin ; penutup kepala, syal dan sarung tangan.

 

cara packing untuk musim dingin (hand luggage)

Aksesoris musim dingin itu bukan cuma buat gaya-gayaan, bayangin aja deh kalau cuaca sampai minus dan kalian tidak memakai penutup kepala, kalau kalian nggak kuat cuaca dingin yang berlebihan bisa membuat kepala sakit. Kalau mau lebih terasa hangat, cari tutup kepala yang rajutannya rapat,sehingga telinga kalian juga bisa tetap hangat.

Cuaca hampir 0 derajat bahkan sampai minus bisa membuat kulit kalian merah dan perih, oleh karena itu kalian selalu memerlukan sarung tangan. Untuk yang suka ambil foto/video saat traveling kalian bisa membeli sarung tangan yang bisa berfungsi sebagai touch screen. Sarung tangan yang aku bawa bukan touch screen melainkan yang ujung jarinya berlubang. 🙂

 

Ransel / Koper?

cara packing untuk musim dingin (hand luggage)

Setelah sekian lama sebagai penyeret koper, baru kali ini aku sadar kalau adegan menyeret koper itu nggak enak pakai banget! To the point aja aku rekomendasikan memakai ransel, karena apa? Traveling saat musim dingin kebanyakan tanganku maunya masuk ke dalam saku untuk menghindari dingin dan juga lebih enak punya free hands yang nggak perlu narik/ angkat koper. Pengalaman aku juga sewaktu traveling ke Paris dan Porto (musim panas), tangan aku selalu kapalan setelah adegan menyeret-nyeret koper, hahah.

Sadisnya Paris nih ya, di kereta underground-nya nggak ada elevator-nya, jadi kalian harus angkut-angkut koper buat naik turun tangga. Terus sewaktu di Porto-Portugal, jalan-jalannya masih berbatu dan pedih rasanya telapak tangan sewaktu menyeret si koper, walaupun cuma 7-10 kg. Akhirnya aku wassalam sama koper merah kesayanganku. 🙁

 

Dan kali ini, karena aku punya travel buddy baru “Lowe Alpine AT Lightflight Carry-On” yang khusus untuk kabin. Yaayyss!! Kelebihan tas ransel aku ini selain materialnya bahannya bagus beratnya cuma 0,78 kg! Jadi kalian bisa bayangin berapa banyak kilogram barang yang bisa aku masukin ke dalam backpack-ku ini 😀

Lowe Alpine AT Lightflight Carry-On
AT Lightflight Carry-On , setelah diisi packing list untuk winter

 

Lowe Alpine AT Lightflight Carry-On ini desainnya sangat minimalis kantong, di backpack ini hanya terdapat dua buah kantong luar; satu kantong berada di balik tengkuk untuk menyimpan paspor, kacamata dan dompet dan satu kantong untuk botol minuman. Untuk pemakaian pertama ransel ini aku puas sih banget sama new travel buddy aku.

 

Daftar barang yang aku bawa untuk musim dingin kali ini adalah:

 

cara packing untuk musim dingin (hand luggage)

Pakaian:

  • 1 pasang sepatu untuk winter (dipakai)
  • 1 pasang sandal rumah (untuk di hostel) – Aku sebenernya lupa bawa dan berakhir beli di toko suvenir, hahah
  • 1 pasang kaos kaki ski
  • 3 pasang kaos kaki dari alpaka/wool (1 dipakai diperjalanan)
  • 4 pasang kaos kaki tipis untuk lapisan dalam
  • 1 pasang long john + 1 celana long john (dipakai)
  • 1 celana ski
  • 1 celana panjang hitam
  • 1 celana jeans (dipakai)
  • 1 sweater tebal (dipakai)
  • 2 sweater sedang
  • 2 long sleves
  • 4 buah kaos untuk pergi (1 dipakai di perjalanan)
  • 3 kaos untuk tidur
  • 1 celana panjang untuk tidur
  • 1 jaket untuk di hostel (kalau mau keluar ke dapur atau ke ruang tamu berguna banget)
  • 1 jaket ski
  • 1 jaket winter (down jacket – dipakai)
  • 1 microfiber towels
  • Underware 

Aksesoris:

  • 1 penutup kepala (dipakai)
  • 1 buah sarung tangan ski
  • 1 buah sarung tangan tebal (dipakai)
  • 1 buah sarung tangan tipis
  • 1 buah syal (dipakai)
  • Penutup mata untuk tidur (penting banget buat yang “pelor”)
  • Kaca mata hitam (dipegunungan matahari lumayan menyengat)
cara packing untuk musim dingin (hand luggage)
Toiletry + Kosmetik

 

Toiletry (tidak boleh lebih dari 100ml:

  • Sabun
  • Shampo
  • Pasta gigi
  • Sikat gigi
  • Dental floss
  • Perlengkapan softlens
  • Parfum
  • Deodoran
  • Body lotion
  • Sisir rambut
cara packing untuk musim dingin (hand luggage)
Tas makeup untuk kosmetik atau toiletery cair usahakan menggunakan material yang tranparan

Kosmetik:

  • Pelembap muka
  • Maskara
  • Blush on
  • Lipstik
  • Lip balm

cara packing untuk musim dingin (hand luggage)

Elektronik:

  • Charger hp
  • Earphone
  • Power bank
  • Flash disc
  • Tripod with bluetooth (penting yah 😀 )

 

Extra :

  • Paspor
  • Dompet
  • Tanda boking (pdf)
  • Buku catatan (simpan segala nomor penting seperti hp, nomer atm dll untuk persiapan jika kehilangan barang)
  • Pulpen
  • Gembok kecil
  • Tas kain untuk baju kotor
  • Day pack (ransel kecil ini aku beli di Decathlon dengan harga 1,99€ ) dan jangan kaget kalau pasaran jadinya, hahah. Mikirnya sih bakal dipakai untuk liburan kali ini aja,karena buat trekking atau main ski aku nggak mungkin pakai tas jinjing, eh ternyata day pack yang aku beli ini multifingsi banget, walau kecil apapun bisa muat masuk kedalamnya. Jadi jatuh cinta 😀

 

Cara Packing

cara packing untuk musim dingin (hand luggage)

Cara packing ada bermacam-macam dan yang paling aku suka adalah menggunakan packing cube. Dengan packing cube ini kalian bisa memisahkan mana yang bawahan, atasan dan dalaman. Jadi kondisi backpack/koper kalian akan tetap rapi. Selain itu packing cube berfungsi sebagai untuk mengorganisir barang-barang yang kalian bawa, packing cube juga berfungsi untuk memadatkan barang bawaan kalian. Jadi koper/backpack kalian isinya terlihat lebih singset. 😉

cara packing untuk musim dingin (hand luggage)
Tanpa menggunakan packing cube, dua buah jaket belum masuk ke tas
cara packing untuk musim dingin (hand luggage)
menggunakan packing cube

 

cara packing untuk musim dingin (hand luggage)
tertata rapi dengan menggunakan packing cube; kedua buah jaket sudah masuk di packing cube

 

Dan setelah semua masuk dan tertata rapi, mari kita timbang 🙂

 

 

cara packing untuk musim dingin (hand luggage)
Winter packing kurang dari 7 kg!

Voila!!! Cara packing untuk musim dingin (hand luggage – kurang dari 7/10kg), yang mempengaruhi berat tas kita selain material pakaian yang kalian pilih juga berat tas ransel/koper kalian. Lowe Alpine AT LIGHTFLITE CARRY-ON 40 ini memang juara untuk tas kabin. Tas koper aku yang merah beratnya 4 kg, jadi kalau barang-barang yang aku bawa ini aku masukan ke dalam koper merah lamaku beratnya akan menjadi 9,34 kg, nggak bakal bisa shopping kan kalau hampir 10 kg. 🙂

cara packing untuk musim dingin (hand luggage)
Tas backpack sudah selesai dipacking 🙂

Semoga artikel cara packing untuk musim dingin (hand luggage) ini berguna bagi kalian yang mau traveling murah. Intinya pakaian-pakaian tebal yang berat harus kalian pakai saat penerbangan. Sebenarnya aku rencana mau pakai celana ski saat penerbangan, tapi karena masih banyak sisa kilogram di dalam backpack ya Alhamdulillah. 🙂

Happy packing 🙂

Facebook Comments

Leave a Reply

Show Buttons
Hide Buttons
%d bloggers like this: