Hallo ! Namaku Kartika, aku adalah si empunya jemari yang menari di balik website Nomaddictnous ini. Aku bekerja sebagai arsitek di perusahaan swasta Berlin, Jerman. Dari mana asalku? Aku bingung kalau ditanya dari mana, kalau nggak dari Kalimantan ya dari Jawa. Kedua orang tuaku dan kakek nenek buyutku berdarah Banjar, Kalimantan Selatan. Tapi karena bapakku lahir dan besar di Jawa, emakku bilang aku bukan lagi orang Banjar, tapi orang Bantul. 😀 Bantul itu letaknya di selatannya Yogyakarta, yang dulu terkenal dengan geplaknya. 😀

Hobiku jalan-jalan alias traveling dan aku dari dulu memang suka banget nulis, blogku yang lama sudah aku non-aktifkan. Nah karena kali ini aku akan punya banyak waktu luang(cross finger), aku ingin melanjutkan ngeblog secara intensif. Aku ingin berbagi pengalaman dan perspektif aku mengenai sebuah tempat yang pernah aku singgahi. 😀

Kebiasaanku menulis sudah sering aku lakukan sejak SD,mulai dari sahabat pena, nulis diary, sampai menulis cerpen atau sekedar naskah drama yang untuk aku konsumsi sendiri.

Sebelum terjerumus kedalam dunia perArsitekturan aku sebenarnya pingin banget masuk ke kampus swasta di bidang pertelevisian. Cita-citaku dulu sebagai jurnalis/reporter jalan-jalan. LOL. Tetapi bapakku orangnya konservatif, anak-anak beliau harus kuliah akademik, beberapa kali dipaksa masuk kedokteran, Alhamdulillah nggak pernah lolos, hahaha. Dan akhirnya belok ke jurusan Arsitektur, daripada si anak sulungnya nggak kuliah, akhirnya disetujui juga deh ini jurusan.

 

weltbummler
Barcelona, summer 2016

Nomaddictnouskalian mungkin bertanya apa arti dari nama blog ini. Setelah aku hidup di Jerman, aku belum tahu nantinya aku mau tinggal dimana. Pastilah aku akan pulang ke Indonesia, tetapi ada kemungkinan sebelum pulang ke negeri tercinta, aku bakal pindah ke negara lain. Kalau ditanya kenapa? Emakku selalu bilang, tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina. Tinggal di negeri orang menurutku adalah ajang untuk menuntut ilmu, walaupun kita udah nggak kuliah lagi. Ilmu itu bisa di dapatkan dimana saja. Itu namanya ilmu kehidupan (LOL! Ngaco dikit nggak apa yah 😛 ) Dan karena ilmu kehidupanku belum berasa khatam, maka dari itu aku belum mau pulang. hahaha

Seperti kata mbak virginia woolf, “As a woman I have no country. As a woman I want no country. As a woman, my country is thewhole world.”

Nomad- (subyek yang memilih hidup berpindah-pindah), -addict- (candu) dan -nous (dalam bahasa yunani adalah mind). Jadi artikata Nomaddictnous adalah Pikiran/hasrat yang kecanduan untuk selalu berpindah-pindah.

Traveling buatku sudah merupakan rutinitas setiap tahun. Kenapa traveling, alasannya buat aku simpel, aku orangnya bosenan. Kalau cuma berada di sebuah tempat terlalu lama aku bisa mati kutu.

Dan kata emakku, aku ini adalah elemen angin, nggak pernah bisa diam dan dipegang. Sejak jaman aku masih masih kecil, aku sering hilang dari rumah, belum 15 menit anteng di pojokan udah hilang lagi. Terus kalau enggak di izinkan keluar rumah, aku udah guling-guling nggak jelas di pojokan. Sampai pada akhirnya emakku nyerah dengan sendirinya. LOL

Jadi buat kalian yang ingin menikmati cerita semi fiktif selama aku traveling, rencana perjalanan, tip& trik, bahkan sampai dengan anggaran biaya saat aku traveling. Silahkan pantau di blog Nomaddictnous ini. 😀

Akhir kata sebelum kalian lanjut baca blog ini, Selamat menikmati! 😀

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Show Buttons
Hide Buttons
%d bloggers like this: